Forex trading salah satu investasi masa kini.
Read More
Mengapa memilih forex trading ?
Read More
Prinsip dasar forex online trading.
Read More
Spekulasi dalam two way opportunity.
Read More
Saatnya memasuki forex online trading.
Read More
Analisa dalam forex online trading.
Read More
Manajemen resiko dalam forex online trading.
Read More
Psikologi trading, kunci utama keberhasilan trading.
Read More
|
Memulai Trading
Hingga saat ini Forex Online Trading memiliki prospek yang bagus. Setidaknya demikianlah yang ditunjukkan oleh peningkatan omset yang begitu pesat pada perdagangan forex. Dalam forex online trading, pengumuman nilai defisit atau surplus neraca pembayaran As tetap ditunggu, karena informasi ini bagi investor akan digunakan untuk mengambil posisi jual atau beli. Selanjutnya muncul pertanyaan, bagaimana mekanisme perdagangan pasar forex ?
Mekarnisme Pasar forex trading dapat dibedakan berdasarkan dua sistem dasar yang ada didalamnya. Kedua sistem forex trading tersebut adalah perdagangan margin trading dan perdagangan konvensional. Mekanisme margin trading lebih mendasarkan investasi berdasarkan satuan kontrak dengan jaminan atas transaksi. Sedangkan pada sistem perdagangan forex secara fisik atau konvensional, maka mekanismenya hampir sama dengan perdagangan barang dan jasa secara umum.
1. Mekanisme Margin Trading.
Perdagangan FOREX dengan sistem margin trading mendasarkan prinsip mekanismenya pada pertukaran atau perdagangan mata uang dengan mata uang lainnya dalam satuan kontrak atau jaminan transaksi ( necessary margin ). Mekanismenya adalah bahwa investor tidak perlu menyetorkan modal sebesar nilai fisik transaksinya. Mekanisme ini dapat berlangsung karena fisik dari mata uang dalam perdagangan forex seperti ini tidak dilibatkan.
Contoh :
- Harga pasar EUR 1=USD 1.2750
- Contract Size besar = USD 100.000,- (1 Lot)
- Nilai transaksi : USD 100.000 x EUR 1.2750 = USD 127.500
- Margin Reguirement : 1%
- Dana yang dibutuhkan 1% x USD 100.000 = USD 1.000
- Pada saat harga pasar EUR 1=USD 1.2780
- Jual USD 100.000 ( 1 Lot )
- Maka hasilnya adalah 1.2780 x 100.000 = USD 127.800
Keuntungannya dengan demikian dapat dihitung dengan selisih nilai jual - nilai beli sebagai berikut :
- USD 127.800 - USD 127.500
- USD 100.
Rate Of Return
USD 100
__________X 100% = 10%
USD 1.00.
2. Mekanisme Conventional Trading.
Perdagangan forex dengan sistem convensional trading di kalangan para trader lebih dikenal sebagai mekanisme perdagangan fisik. Mekanisme perdagangan forex dengan sistem ini mendasarkan prinsipnya pada model spot trading atau cash and carry. Dalam mekanisme ini, maka para investor mendatangi langsung ke pasar uang secara fisik, memperlakukan uangnya sebagai alat pembayaran untuk membeli barang yang berupa mata uang negara lain yang dikehendakinya. Mekanismenya memang sama persis dengan mekanisme perdagangan barang dan jasa pada umumnya, hanya saja, barang yang diperjual belikan berwujud uang secara fisik. Ini adalah mekanisme forex yang telah lama berlaku di pasar uang, misalnya money changer, bank devisa, money broker, dan lain sebagainya. Meskipun perdagangan forex secara konvensional ini pada masa lalu hingga sekarang masih banyak dilakukan oleh para pelaku bisnis yang terkait dalam usaha bidang ekspor dan impor.
Contoh :
- Harga pasar USD1 = Rp.8.900
- Dana yang dibayar Rp.8.900 x 100.000 = Rp.890.000.000,-
- Pada saat harga pasar pada USD1 = Rp.9.000
- Jual USD 100.000
- Maka hasilnya adalah Rp.9.000 x USD 100.000 = Rp.900.000.000,-
Keuntungan dengan demikian dapat dihitung dengan selisih nilai jua-nilai beli berikut :
Jual Rp.900.000.000 - Rp.890.000.000
Keuntungan atau Laba Rp.10.000.000,-
Rate Of Return
Rp.10.000.000
______________ X 100% = 1.1236 %
Rp.890.000.000
Ditinjau dari Rate OF Return maka tampak bahwa kedua mekanisme tersebut amat berbeda, di mana dari perdagangan forex secara konvensional memiliki rate of return yang jauh lebih sedikit dibandingkan rate of return pada perdagangan forex dengan mekanisme margin trading.